Skill Gara

Jumat, 26 Oktober 2012

KOMPONEN PENYUSUN DARAH 

Komponen penyusun darah terdiri dari plasma darah (cairan) dan sel-sel penyusun darah.
Darah terdiri daripada beberapa jenis korpuskula (sel-sel darah) yang membentuk 45% bagian dari darah. Bagian 55% yang lain berupa cairan kekuningan yang membentuk medium cairan darah yang disebut plasma darah.
 Berikut ini adalah penjelasan dari Kortiskula (sel-sel darah)
 
Sel darah merah / eritrosit. (sekitar 99% dari korpuskula)
- berbentuk bulat gepeng, cekung (bikonkaf)
- tidak punya inti sel
- mengandung hemoglobin yang membuat darah berwarna merah
- diproduksi di sumsum tulang pipih dan pipa

Eritrosit merupakan sel yang paling banyak dibandingkan dengan 2 sel lainnya. Dalam keadaan normal, jumlah eritrosit mencapai hampir separuh dari volume darah.
Eritrosit tidak mempunyai nukleus sel ataupun organela, dan tidak dianggap sebagai sel dari segi biologi.
Orang yang kekurangan eritrosit menderita penyakit anemia.

Eritrosit dihasilkan dilimpa atau kura, hati dan sumsum merah pada tulang pipih. Sel darah merah yang sudah mati dihancurkan di dalam hati.Eritrosit mengandung banyak hemoglobin. Darah berwarna merah karena hemoglobin berwarna merah tua. Hemoglobin berfungsi untuk membawa oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh jaringan tubuh. Oksigen dipakai untuk membentuk energi bagi sel-sel, dengan bahan limbah berupa karbon dioksida, yang akan diangkut oleh sel darah merah dari jaringan dan kembali ke paru-paru. 

Sel darah putih / leukosit. (0,2% dari korpuskula)

Leukosit bertanggung jawab terhadap sistem imun tubuh dan bertugas untuk memusnahkan benda-benda yang dianggap asing dan berbahaya oleh tubuh, misal virus atau bakteri. Leukosit bersifat amuboid atau tidak memiliki bentuk yang tetap.
Orang yang kelebihan leukosit menderita penyakit leukimia, sedangkan orang yang kekurangan leukosit menderita penyakit leukopenia.
 Sel darah putih bentuknya tidak tetap. Sel darah putih dibuat di sumsum merah, kura dan kelenjar limpa. Fungsinya untuk memberantas kuman-kuman penyakit.
Jumlah leukosit lebih sedikit, dengan perbandingan sekitar 1 sel darah putih untuk setiap 660 sel darah merah.

Terdapat 5 jenis utama dari sel darah putih yang bekerja sama untuk membangun mekanisme utama tubuh dalam melawan infeksi, termasuk menghasilkan antibodi, yaitu :
  
1. Neutrofil,juga disebut granulosit karena berisi enzim yang mengandung granul-granul, jumlahnya paling banyak. Neutrofil membantu melindungi tubuh melawan infeksi bakteri dan jamur dan mencerna benda asing sisa-sisa peradangan. ada 2 jenis neutrofil, yaitu neutrofil berbentuk pita (imatur, belum matang) dan neutrofil bersegmen (matur, matang).
 
2. Limfosit,memiliki 2 jenis utama, yaitu limfosit t (memberikan perlindungan terhadap infeksi virus dan bisa menemukan dan merusak beberapa sel kanker) dan limfosit b (membentuk sel-sel yang menghasilkan antibodi atau sel plasma).


3. Monosit,mencerna sel-sel yang mati atau yang rusak dan memberikan perlawanan imunologis terhadap berbagai organisme penyebab infeksi.
 
4. Eosinofil,membunuh parasit, merusak sel-sel kanker dan berperan dalam respon alergi.

5. Basofil,juga berperan dalam respon alergi.

  • bentuknya berubah-ubah
  • memiliki inti
  • tidak berwarna
  • diproduksi di sumsum merah tulang, kelenjar limfa, dan limpa
  • berfungsi melindungi tubuh dari bibit penyakit dengan cara memakan kuman dan menghasilkan zat antibodi
Keping darah / Platelet / trombosit. (0,6 - 1,0% dari korpuskula)

Trombosit merupakan partikel yang menyerupai sel, dengan ukuran lebih kecil daripada sel darah merah atau sel darah putih. Bentuk trombosit tidak teratur dan tidak mempunyai inti. Trombosit diproduksi di sumsum merah, dan berperan penting pada proses pembekuan darah. Sebagai bagian dari mekanisme perlindungan darah untuk menghentikan perdarahan, trombosit berkumpul pada daerah yang mengalami perdarahan dan mengalami pengaktivan. Setelah mengalami pengaktivan, trombosit akan melekat satu sama lain dan menggumpal untuk membentuk sumbatan yang membantu menutup pembuluh darah dan menghentikan perdarahan. Pada saat yang sama, trombosit melepaskan bahan yang membantu mempermudah pembekuan.

Plasma darah
Unsur ini merupakan komponen terbesar dalam darah, karena lebih dari separuh darah mengandung plasma darah. Hampir 90% bagian dari plasma darah adalah air. Sebagian besar plasma darah mengandung garam-garam terlarut dan protein. Protein utama dalam plasma adalah albumin. Protein lainnya adalah antibodi (imunoglobulin) dan protein pembekuan. Plasma juga mengandung hormon-hormon, elektrolit, lemak, gula, mineral dan vitamin. Di dalam plasma darah terkandung salah satu faktor pembeku darah, yaitu protombin dan fibrinogen. Plasma darah tanpa fibrinogen disebut serum.
Plasma darah pada dasarnya adalah larutan air yang mengandung :

    * albumin
    * bahan pembeku darah
    * immunoglobin (antibodi)
    * hormon
    * berbagai jenis protein
    * berbagai jenis garam

Plasma darah berfungsi untuk mengangkut sari makanan ke sel-sel serta membawa sisa pembakaran dari sel ke tempat pembuangan.
Selain menyalurkan sel-sel darah, plasma juga:

    * merupakan cadangan air untuk tubuh
    * mencegah mengkerutnya dan tersumbatnya pembuluh darah
    * membantu mempertahankan tekanan darah dan sirkulasi ke seluruh tubuh.
    * dan yang lebih penting, plasma menghasilkan zat kekebalan tubuh terhadap penyakit atau zat antibodi. 

Antibodi dalam plasma melindungi tubuh melawan bahan-bahan asing (misalnya virus, bakteri, jamur dan sel-sel kanker) ketika protein pembekuan mengendalikan perdarahan. Selain menyalurkan hormon dan mengatur efeknya, plasma juga mendinginkan dan menghangatkan tubuh sesuai dengan kebutuhan.

Jumat, 19 Oktober 2012




SISTEM GERAK PADA MANUSIA    

Bergerak merupakan salah satu ciri dari makhluk hidup lalu bagaimana manusia dapat bergerak apa sajakah yang menyusun sistem gerak pada manusia?. Manusia dapat bergerak karena adanya kerjasama yang kompak antara tulang dan otot.

A. RANGKA
Rangka tubuh manusia tersusun atas 206 tulang yang di hubungkan oleh berbagai macam sendi.
1.. Fungsi rangka
• Menegakkan tubuh
• Melindungi bagian-bagian tubuh yang lemah
• Tempat melekatnya otot-otot rangka
• Memberi bentuk pada tubuh
• Sebagai alat gerak pasif
• Sebagai tempat memproduksi sel-sel darah
• Sebagai cadangan kalsium dan posfat

2. Pembagian sistem rangka
Rangka tubuh manusia di bagi menjadi dua bagian yaitu:
• Rangka aksial (sumbu) meliputi:
- tulang tengkorak
- tulang belakang
- tulang dada
- tulang rusuk
• Rangka apendikular (anggota badan) meliputi:
- Anggota gerak atas (meliputi: t.bahu, t.lengan)
- Anggota gerak bawah (meliputi: t.pinggul, t. kaki)

3. Klasifikasi Tulang
a. Berdasarkan kekerasannya
1. Tulang rawan
Ciri-ciri:
- tersusun atas sel-sel tlg rawan (kondrosit)
- mengandung zat perekat (kolagen)
- Sedikit mengandung zat kapur
Tulang rawan dibagi menjadi 3 yaitu:
- Tulang rawan hialin (saluran pernapasan, ujung tlg rusuk, persendian)
- Tulang rawan fibrosa (ruas tlg.belakang, semfisis pubis)
- Tulang rawan elastik (daun telinga dan epiglotis)

2. Tulang keras
Ciri-ciri
• Tersusun atas osteosit
• Banyak mengandung zat kapur (CaCO3) dan sedikit kolagen
• Terbentuk dari tulang rawan yang mengalami osifikasi

Terbagi menjadi dua yaitu:
• Tulang kompak (padat)
• Tulang spons (berongga)
b. Berdasarkan bentuknya
1. Tulang Pipa
Ciri-ciri:
- bentuk bulat, memanjang, bagian tengah berisi sumsum merah
- terbagi menjadi 2 bagian yaitu:
1. bagian ujung (epifisis)
2. tengah (diafisis)
Contoh:
1. Tulang lengan atas,
2. tulang paha,
3. Tulang hasta
4. Tulang selangka

2. Tulang Pipih
Ciri-ciri:
1. Bentuk pipih
2. Memiliki rongga yang berisi sumsum merah
Contoh:
- tulang tengkorak,
- tulang rusuk,
- tulang dada,
- tulang belikat
- tulang usus

3. Tulang Pendek
Ciri:
- Bentuk bulat, pendek
- Memiliki rongga

Contoh:
- Ruas-ruas tlg belakang
- Pergelangan kaki
- Pergelangan tangan

4. Berbagai Tulang Penyusun Rangka
a. Tulang Tengkorak
Keterangan:
  1. Parietal bone (t.ubun-ubun)
  2. Suture
  3. Occipital bone (t. kepala belakang
  4. Temporal bone (t.pelipis)
  5. Zygomatic bone (t.pipi)
  6. Maxilla bone (t.rahang atas)
  7. Nasal bone (t.hidung)
  8. Frontal bone (t.dahi)
  9. Coronal suture
  10. Squamosa suture
  11. T.rahang bawah
  12. Tulang baji

b. Tulang Penyusun Rangka Badan
1. Tulang belakang
2. Tulang Dada dan tulang rusuk
3. Tulang gelang bahu
4. Tulang panggul
c. Tulang penyusun Anggota Gerak

1. Tulang penyusun anggota gerak atas

Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas:
• Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna
• Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.
• karpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
• metakarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
• Palanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.
2. Tulang penyusun anggota gerak bawah

- Femur / tulang paha. Termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
- Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot
- Patela / tempurung lutut. terletak antara femur dengan tibia, bentuk segitiga. patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
- Tarsal / Tulang pergelangan kaki. Termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
- Metatarsal / Tulang telapak kaki. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar.
- Palanges / tulang jari-jari tangan. Tersusunetiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tualng.

B. SENDI

Sendi merupakan hubungan antartulang sehingga tulang dapat digerakkan. Hubungan dua tulang disebut persendian (artikulasi).
1. Beberapa komponen penunjang sendi:
• Kapsula sendi adalah lapisan berserabut yang melapisi sendi. Di bagian dalamnya terdapat rongga.
• Ligamen (ligamentum) adalah jaringan pengikat yang mengikat luar ujung tulang yang saling membentuk persendian.
• Tulang rawan hialin (kartilago hialin) adalah jaringan tulang rawan yang menutupi kedua ujung tulang. Berguna untuk menjaga benturan.
• Cairan sinovial adalah cairan pelumas pada kapsula sendi.
2. Macam-macam persendian
a. . Sinartrosis
Sinartosis adalah persendian yang tidak memungkinkan adanya pergerakan. meliputi:
• Sinartrosis sinfibrosis: sinartrosis yang tulangnya dihubungkan jaringan ikat fibrosa. Contoh: persendian tulang tengkorak (suture).
• Sinartrosis sinkondrosis: sinartrosis yang dihubungkan oleh tulang rawan. Contoh: hubungan antarsegmen pada tulang belakang.


b. Diartrosis
Diartrosis adalah persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan bebas. Dapat dikelompokkan menjadi:
• Sendi peluru: persendian yang memungkinkan pergerakan ke segala arah. Contoh: hubungan tulang lengan atas dengan tulang belikat.
• Sendi pelana: persendian yang memungkinkan beberapa gerakan rotasi, namun tidak ke segala arah. Contoh: hubungan tulang telapak tangan dan ibu jari tangan.
• Sendi putar: persendian yang memungkinkan gerakan berputar (rotasi). Contoh: hubungan tulang tengkorak dengan tulang belakang I (atlas).
• Sendi luncur: persendian yang memungkinkan gerak rotasi pada satu bidang datar gerakan . Contoh: hubungan tulang pergerlangan kaki.
• Sendi engsel: persendian yang memungkinkan gerakan satu arah. Contoh: sendi siku antara tulang lengan atas dan tulang hasta.
c. Amfiartosis
Amfiartrosis adalah persendian yang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan sehingga memungkinkan terjadinya sedikit gerakan
• Sindesmosis: Tulang dihubungkan oleh jaringan ikat serabut dan ligamen. Contoh:persendian antara fibula dan tibia.
• Simfisis: Tulang dihubungkan oleh jaringan tulang rawan yang berbentuk seperi cakram. Contoh: hubungan antara ruas-ruas tulang belakang.

C. OTOT

1. Fungsi Otot
• Merupakan alat gerak aktif
• Memelihara postur tubuh
• Menghasilkan panas untuk memelihara suhu tubuh

2. Struktur otot
Setiap serabut otot di bungkus oleh lapisan jaringan ikat lembut yang disebut endomisium. Beberapa serabut tunggal akan bergabung menjadi 1 berkas yang disebut fasikulus. Fasikulus akan di bungkus jaringan ikat yang disebut perimisium. Seluruh fasikulus akan dibungkus bersama-sama oleh epimisium.
Pada kebanyakan otot epimisium bersatu pada kedua ujung otot membentuk tendon yang biasanya melekat pada suatu tulang.

3. Macam-macam Otot
• Otot Rangka (otot lurik)
 Ciri-ciri:
ü
a. Tersusun atas sel-sel panjang tidak bercabang yang disebut serabut otot
b. Berinti banyak dan terletak di pinggir
c. Warna lurik
d. Bekerja di bawah saraf sadar
e. Bila berkontraksi tidak tahan lama dan cepat lelah
 Contoh:
ü
a. Otot bisep
b. Otot trisep
• Otot Polos
 Ciri-ciri:
ü
a. Tersusun atas sel-sel berbentuk gelendong
b. Berinti satu dan terletak di tengah
c. Warna polos
d. Bekerja tidak di bawah saraf sadar
e. Bila berkontraksi tahan lama
 Contoh:
ü
a. otot penyusun organ dalam manusia: hati, paru-paru dll

• Otot Jantung
 Ciri-ciri:
ü
a. Tersusun atas sel-sel panjang bercabang
b. Berinti tunggal dan terletak di tengah
c. Warna lurik
d. Bekerja tidak di bawah saraf sadar
e. Bila berkontraksi tahan lama dan cepat lelah
 Contoh: otot jantung
ü

D. Proses dan Mekanisme Gerak pada Manusia

Telah dijelaskan sebelumnya bahwa otot merupakan sistem gerak aktif melekat pada rangka yang merupakan sistem gerak pasif. Otot umumnya bekerja dalam kelompok untuk menghasilkan berbagai gerakan tubuh. Gerakan ini dapat terjadi akibat adanya kontraksi dan relaksasi. Pada saat otot berkontaksi maka otot akan memendek sehingga rangka yang dilekati otot tersebut akan tertarik sehingga menimbulkan suatu gerakan seperti mengangkat suatu beban, berjalan dan lain sebagainya. Kontraksi ini terjadi karen adanya pengaruh sutu rangsangan melalui saraf. Rangsangan yang ke sel otot akan mempengaruhi suatu zat (asetilkolin) yang peka terhadap rngsangan. Asetilkolin adalah suatu zat yang di hasilkan oleh ujung saraf. Adanya asetilkolin akan membebaskan ion kalsium yang berada didalam sel otot. Melalui suatu proses tertentu ion kalsium akan menyebabkan protein otot yaitu aktin dan miosin berikatan membentuk aktimiosin. Hal ini menyebabkan pemendekansel otot maka terjadilh kontraksi. Setelah berkontraksi maka ion kalsium akan masuk kembali ke dalam plasm sel sehingga menyebabkan lepasnya ikatan aktin dan miosin sehingga otot melemas. Keadaan inilah disebut relaksasi.
Berdasarkan cara kerjanya maka otot dapat dibedakan menjadi otot antagonis dan otot sinergis. Pada otot antagonis, bila salah satu otot melakukan kontraksi untuk melakukan gerakan maka otot yang lain akan melakukan. Sedangkan pada otot sinergis maka kedua kelompok akan bekerja secara bersama.
Pada saat otot berkontraksi akan terjadi dua macam perubahan yaitu perubahan panjang dan perubahan tegangan. Otot dapat memendek mencapai 1/6 panjang semula. Ada dua tipe kontraksi, yaitu kontraksi isotonik dan kontraksi isometrik. Pada kontraksi isotonik tegangan otot tetap dan konstan tetapi panjang otot berubah.contoh saat kita tangan kita membawa beban dan menekuk lengan sehingga beban terangkat, pada saat itu otot bisep berkontraksi dengan tegangan tetap tapi panjang berubah (memendek). Kontraksi ini penting untuk gerakan tubuh dan kerja memindahkan beban. Sedang pada kontraksi isometrik tegangan otot berubah tetapi panjangnya tetap. Contoh saat tangan kita akan mengangkat beban yang berat maka tegangan otot bisep akan bertambah tetapi panjang tidak berubah. Kontraksi isometrik penting untuk memelihara postur tubuh dan menahan beban pada posisi tetap.

Jumat, 12 Oktober 2012

OSIFIKASI

Tulang (osteon) merupakan alat gerak pasif yakni menunjang mobilitas vertebrata bila digerakkan oleh alat gerak aktif atau otot.

Tulang tersusun atas:
1. Sel
a. Osteosit – pada osteon
b. Kondrin – pada kartilago
2. Matriks – terdapat pada osteon dan kartilago
a. Cairan ekstraseluler
b. Serabut senyawa protein (fibrin)

Fungsi dari rangka:
a. Menunjang tegak berdirinya tubuh
b. Memberi bentuk tubuh
c. Melindungi alat-alat tubuh dalam yang lemah
d. Alat gerak pasif
e. Tempat melekatnya otot
f. Tempat pembentukan sel-sel darah
g. Tempat penimbunan mineral

B. Tulang Keras (Osteon) dan Tulang Keras (Kartilago)

Berdasarkan anatomi dan strukturnya tulang dibedakan menjadi:
a. Tulang keras (osteon)
b. Tulang rawan (kartilago)

Tabel perbedaan tulang keras (osteon) dengan tulang rawan (kartilago):

Faktor Pembeda Tulang keras (osteon) Tulang rawan (kartilago)
Sifat Keras, mudah patah Lentur, agak elastis
Kenampakan Putih kompak Bening transparan
Asal Osifikasi jaringan tulang rawan (kartilago) Jaringan ikat embrional, perikondrium
Letak Pada rangka orang dewasa yang semua bagian tulangnya telah mengalami osifikasi. Pada semua bagian rangka bayi, pada persendian orang dewasa.
Sel penyusun Osteosit Kondrosit
Komponen matriks Banyak zat kondrin Banyak zat kolagen
Tulang keras berdasarkan bentuknya dibedakan menjadi:
a. Tulang pipih : tulang yang bentuknya pipih.
Contoh: os. scapula
b. Tulang pipa : tulang yang bentuknya persegi panjang seperti pipa.
Contoh: os. femur

c. Tulang pendek : Tulang yang bentuknya kubus, oval, dan tidak teratur.
Contoh: os. Vertebrae



Pada bayi rangka masih berupa karilago hialin. Pada masa anak-anak dan remaja mengalami proses pengerasan yang disebut osifikasi.

Tahap-tahapan osifikasi:
1. Mesenkhim membentuk kartilago yang tersusun dalam bentuk kondrosit, matriks berupa fibrin kolagen.
2. Saluran harvers dan ruang di sekelilingnya yang disebut lakuna secara konsentris membentuk osteoblas atau sel pembentuk tulang
3. Osteoblas membentuk osteosit
4. Di antara lakuna berisi zat sela yang disebut matriks.
5. Osteosit menghasilkan protein sehingga membentuk serabut-serabut dalam matriks.
6. Dengan bantuan zat Ca, P dan hormon calsitonin dari darah, serabut dalam matriks mengeras dan membentuk lempengan yang disebut lamela.
7. Setiap satuan sel tulang yang mengelilingi saluran harversi disebut sistem harversi

Tulang rawan berasal dari embrional dan perikondrium. Hal ini mendasari perbedaan tulang rawan antara anak dan orang dewasa yang semua bagian tulangnya telah mengalami proses osifikasi.

Perbedaan tulang rawan pada anak dan dewasa:
Faktor pembeda Tulang rawan bayi Tulang rawan dewasa
Kandungan Banyak kondrosit Banyak matriks
Asal Mesenkhim Perikondrium yang tidak mengalami osifikasi.
Letak Pada semua kerangka tubuh bayi Persendian, hidung, telinga, eusthachius, trachea, taju pedang.

Tulang rawan berdasarkan susunannya dapat dibedakan sebagai berikut:
a. tulang rawan hialin
b. tulang rawan kartilago
c. tulang rawan fibrosa.

Ciri beda Kartilago Hialin Kartilago Elastis Kartilago Fibrosa
Warna Transparan, jernih, agak kebiruan Keruh kekuning-kuningan Gelap keruh
Sifat Agak lentur Elastis Kuat dan kokoh
Struktur Anyaman serabut kolagen Serabut kolagen berstruktur jala. Berkas serabut kolagen
Fungsi Membantu pergerakan sendi, menguatkan saluran pernapasan, memungkinkan pertumbuhan tulang pipa dan pergerakan tulang rusuk saat bernapas, pertumbuhan. Memberikan fleksibilitas dan sokongan Memberikan proteksi dan sokongan
Contoh Cincin tulang rawan pada batang tenggorok, laring, ujung tulang rusuk yang menempel pada ujung tulang dada, ujung tulang panjang, sebagian besar tubuh bayi Daun telinga, epiglothis, pembuluh Eusthacia, laring. Ligamen, tendon, persendian tulang pinggang, cakram antar ruas tulang.

Proses perombakan tulang:
a. Pada tulang yang rusak, osteosit dirombak menjadi osteoklast dengan bantuan parathohormon.
b. Zat kapur dalam tulang diubah menjadi zat kapur dalam darah.

Gangguan-ganguan pada tulang:
1. Fraktura sederhana atau tertutup adalah patah tulang menjadi dua bagian tetapi tidak sampai melukai organ lainnya.
2. Fraktura tertutup atau kompleks adalah patah tulang menjadi dua dimana tulang mencuat keluar sehingga melukai otot dan kulit.
3. Greenstick adalah patah tulang sebagian dimana tidak sampai memisahkan tulang menjadi dua bagian atau lebih.
4. Comminuted atau remuk adalah patah tulang menjadi beberapa bagian tapi masih tertahan dalam daging.
5. Fisura adalah retak tulang karena benturan keras atau kecelakaan
6. Nekrosis adalah matinya sel-sel tulang bagian periosteum sehingga suplai makanan dan pertumbuhan tulang terganggu.
7. Kaki berbentuk V, O, atau sejajar adalah gangguan tulang akibat kekurangan vitamin D, zat kapur genetis, dan kecelakaan ibu waktu hamil.

Gangguan pada vertebrae:
1. Skoliosis merupakan gangguan vertebrae dimana vertebrae melengkung ke samping kanan atau kiri.
2. Lordosis merupakan gangguan yang diakibatkan oleh terjadinya perubahan kelengkungan pada vertebrae lumbalis sehingga dada membusung dan kepala tertarik ke belakang.
3. Kifosis merupakan gangguan yang diakibatkan oleh terjadinya perubahan kelengkungan pada vertebrae thoracallis sehingga tubuh menjadi bongkok.
4. Sublukasi adalah gangguan pada vertebrae servicalis sehingga kepala condong ke kanan atau kiri.

Gangguan fisiologis:
1. Rakitis adalah tulang keras kekurangan vitamin D atau defisiensi vitamin D sehingga tulang kaki berbentuk O atau X.
2. Mikrochepalus adalah kepala kecil karena kekurangan atau defisiensi zat kapur pada masa anak-anak.
3. Osteoporosis adalah tulang rapuh (mudah patah) akibat berkurangnya hormon kelamin wanita saat memasuki masa menopause dimana oseteoklast bekerja melebihi osteoblast.
4. Layuh semu adalah tulang tak bertenaga akibat rusaknya cakra epifise akibat infeksi sifilis sejak dalam kandungan.
5. Kanker tulang adalah pertumbuhan abnormal pada sel tulang baik kanker berasal dari sel tulang ataupun bukan dari sel tulang
6. TBC tulang adalah tumor tulang akibat infeksi bakteri Mycobacterium tubercolosis
7. Flu tulang adalah gangguan pada tulang dimana tulang terasa nyeri karena virus.

C. Persendian (Artikulasi)

Persendian atau artikulasi adalah hubungan antara dua atau lebih ujung tulang baik oleh jaringan ikat maupun jaringan tulang rawan elastis (kartilago elastis)

Persendian (artikulasi) terdiri atas sendi dapat dibagi sebagai berikut:

No Nama Sendi Definisi Contoh
1 Sinarthrosis Sendi yang tidak memungkinkan adanya gerak --

a. Sinarthrosis sifibrosis Sendi yang tidak memungkinkan adanya gerak sedikitpun dan dihubungkan oleh jaringan ikat (fibrosa) Sutura (sambungan antar tulang os.cranium)
b. Sinarthrosis sinkondrosis Sendi sinarthrosis yang dihubungkan oleh jaringan kartilago sehingga masih bisa mentolerir adanya sedikit gerak yang sangat minim Os. costae vera dan Os. sternum
Antar ruas Os. vertebrae
2 Amfiarthrosis Sendi yang memungkinkan gerak yang terbatas --
a. Simfisis Sendi amfiarthrosis yang dihubungkan oleh tulang rawan dan memungkinkan adanya gerak terbatas Os. costae dan Os. vertebrae thoracallis
Simfisis pubis
b. Sindecmosis Sendi yang dihubungkan oleh jaringan ikat dan memungkinkan adanya gerak terbatas Os.tibia dan Os.fibula inferior
3 Diarthrosis Sendi yang memungkinkan gerakan yang sangat bebas --
a. Sendi putar Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang dimana ujung tulang satu mengitari ujung tulang lainnya Sendi atlas dan Os. cranium
Os. radius dan Os. ulna inferior
b. Sendi Peluru (enarthrosis) Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang dimana salah satu tulang berbentuk bonggol yang masuk pada tulang lainnya yang berbentuk cawan,berporos satu dan memungkinkan gerakan yang sangat bebas Gelang bahu dan Os. humerus
Acetabulum dan Os. femur
c. Sendi engsel Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang yang berporos satu di tepi sehingga memungkinkan gerakan satu arah seperti engsel pada pintu Os. humerus dan Os. radius dan Os. ulna
Os. femur dan Os. tibia dan Os. fibula
Antar Os.palanges
d. Sendi pelana Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang yang berporos dua sehingga memungkinkan gerak dua arah seperti orang naik kuda Os. carpal dan Os. metacarpal
Os. metacarpal dan Os. palanges ibu jari
e. Sendi elipsoid Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang dimana salah satu ujung tulang berbentuk oval masuk ke cekungan berbentuk elips Os. metacarpal dan Os. palanges selain ibu jari
f. Sendi luncur Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang yang memungkinkan gerakan menggeliat, membungkuk, dan melengkung Antar ruas Os. vertebrae
g. Sendi geser Sendi yang dibentuk oleh dua atau lebih ujung tulang yang permukaannya rata sehingga hanya memungkinkan gerakan pergeseran Antar ruas Os. capal
Antar ruas Os. tarsal
Gangguan pada persendian:
Gangguan persendian Definisi
Dislokasi Tertariknya ligamen sehingga mengakibatkan pergeseran sendi
Terkilir Tertariknya ligamen secara tiba-tiba tetapi tak sampai mengakibatkan pergeseran sendi.
Ankilosis Tulang seolah menyatu sehingga sendi sulit atau bahkan tak dapat digerakan.
Artritis eksudatif Peradangan sendi karena infeksi membran sendi sehingga sendi berisi nanah.
Artritis sika Peradangan pada sendi karena sendi kekurangan minyak sinovial.
Reumatoid Sendi membengkak sehingga mengakibatkan ankilosis dimana tulang rawan mengapur dan mengalami degenerasi otot atau atropi.
Osteoartritis Kemunduran sendi karena menipisnya tulang rawan yang mengakibatkan pembentukan tulang pada sendi
Gout artritis Gangguan pada sendi karena timbunan asam urat pada sendi akibat kegagalan metabolisme asam urat.

CARA MENCARI KUDA dan MENJADIKAN KUDA KING


Cara Mencari dan Menjadikan Kuda King !!


Berikut nama-nama titel kuda king Beserta pemiliknya :
  • RED HERE KING                   ( LUBU, & GUAN YU )
  • GREY KING                            ( LIU BEI )
  • SHADOW RUNNER KING   ( CAO-CAO )
  • AUBURN KING                      (SUN QUAN)
  • DEPPLEN KING                     ( kurang tau )
  • EBON KING                            ( sama kurang tau )
Cara mendapatkannya :

  • Cara pertama
          Pilih stage dimana saja asalkan misinya mudah dan cepat seperti :
Battle Of Shi Thing, Battle of Guan du, Chang Ban, dll ( easy )
Bermainlah dengan 2 player yang memiliki Lady Luck sperti : Liu bei, Guan Ping, Xu Zu, Zeng Ji, dll 
Kedua kuda harus memiliki skil Find Weapon dan salah satu harus punya Find Saddle.
Setelah stage dimulai, langsung pergi ke arah pemimpin/ raja musuh kemudian bunuh




Yang dibutuhkan saat stage selesai.

Total senjata harus 6, kurang dari 6 maka Red Hare tidak akan pernah bisa didapatkan. Disinilah pentingnya kuda dengan skill Find Weapon.
 Mendapatkan kuda 1 atau lebih. Kalau hanya dapat satu kuda, sudah jelas itu adalah Red Hare King tapi masih level 1.
  • Cara kedua 
          Sama seperti cara pertama, tetapi hanya mengubah format ps2 nya dengan menganti Time Zone ke Japan (format waktu 24 jam) kemudian ubah waktunya menjadi      { 10.17.06 }. setelah itu main seperti yang di utarakan cara pertama, dan kamu akan mendapatkan kuda RED HERE KING denagan nama DUSK WARLORD.

Cara mentrei / melatih kuda 
Pertama gunakan charakter yang memiliki skill Horsemanship. seperti LUBU, GUAN YU, XIAHO DUN, ZHANG LIAO, SUN JIAN, SUN QUAN, dll.
1. Untuk menambahkan kecepatan : Jangan Turun dari kuda dan usaha jangan banyak berhenti.
2. Untuk menambahkan attack : Serang dengan senjata saat di kuda
3. Untuk menambahkan Jump : Buat Kuda-nya  Loncat
4. Untuk menambahkan Destruction : Tabrak-kan musuh dengan kuda ( hanya lv1- lv2 tidak dapat menabrak enemy officer, hanya bisa menabrak prajurit biasa serta corporal, guard captain, defense capatain. Jika lv3 - lv5 dapat menabrak enemy officer )

Bunuh: level 1= 45 0rang, jangan lebih
              level 2= 45 0rang, jangan lebih
              level 3= 45 0rang, jangan lebih
              level 4= 50 0rang, jangan lebih
Karna membunuh 1 0rang = 20 exp, jadi membunuh 45 0rang = 900 exp, belum lagi di tambah dengan char skill horsemanship akan ditambah bonus 200 exp. Per 1 target

TIPS TAMBAHAN 
  • Kuda yang didapatkan harus bertuliskan His eyes considered the world and He has a heavenly physique. Karna artinya bertuliskan (Semua status terdapat di nilai 490 - 500adan Status awal tinggi, presentase peningkatan tinggi)
Tulisan yang ada di bawah gambar kuda ada arti tertentu yaitu

- Description of eyes
1. His eyes considered the world : Semua status terdapat di nilai 490 - 500
2. His eyes view the world in clarity : Hanya 3 status yang di nilai 490 - 500
3. His eyes miss nothing : Hanya 2 status yang di nilai 490 - 500
4, His eyes gaze to the distance : Hanya 1 status yang di nilai 490 - 500
- Description of physique
1. He has a heavenly physique : Status awal tinggi (terkadang sedang), presentase peningkatan tinggi
2. He has a superior physique : Status awal sedang, presentase peningkatan tinggi
3. He has a well balanced physique : Status awal sedang, presentase peningkatan sedang
4. His physique harbors untold power : Status awal tinggi ( kadang sedang, juga rendah ), presentase peningkatan rendah.

Tempat - tempat kotak kuda : 

Yellow turban rebellion
di selatan barat trdpt jalur kcil ikuti jalur dan ke kiri

He fei castle
dekat kastil di bagian barat di sebuah pohon di dlm kastil

wu zhang plains
area kosong di pojok barat dekat zhang he jika kau tim cao pi

conquest of wu
di slatan barat dkat bntng .di dkat pintu keluar.di sebuah pijakan


guan du 

di celah tebing, di sebelah kiri peta terdapat peta berbentuk lingkaran

chang ban
di utara barat dekat refuges

fan castle
di dinding atas sebelah pojok timur kastil

shi ting
di selatan barat di dekat benteng di tempat zhou fang

jie ting
di antara sungai, telusuri terus sampai ujung.

mt.ding jun
di slatan gunung terdapa celah dimana huang zhong brd

han zhong
atas kiri peta stlah menyebrangi sungai

tong gate
di daratan di tengah peta yg pling bwh

xu chang
di tangga panjang menuju pintu timur.dimana xun yu berdiri.lalu ke atas di dkat tangga

chi bi
dekat west watch post

yi ling
utara jalan,lalui jalan kecil dan smpe di jln buntu

hu lao gate
di bukit diatas center base

cheng du
atas kanan dkt sungai,utara benteng

xia pi
utara timur di kastil,terdapat jalan



SEMOGA berhasil dan jangan takut gagal, kamus (ps2) mengatakan bahwa tidak ada kata menyerah.............,,!!